Ini Lokasi & Jadwal One Way di Tol Trans Jawa saat Mudik 2023

Patut Tau!Jadwal One Way Arus Balik Via Tol Semarang-Jakarta(CNBC Indonesia TV)

PT Jasa Marga (Persero) tengah menyiapkan beberapa skema untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada arus mudik dan arus balik, diantaranya adalah melakukan contra flow hingga one way.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Yoga Tri Anggoro menyebut adanya tambahan 1 jalur untuk jalan tol Jakarta Cikampek pada Km 48-66 membuat Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini memilih untuk tidak melakukan one way.

“Dengan kapasitas lajur yang kita miliki, sehingga lebaran 2023 kami rencanakan Km 47-Km 72 Jakarta-Cikampek berdasar analisa prediksi lalin dan kapasitas yang dimiliki, karena Jakarta-Cikampek ada tambahan 1 lajur, sehingga km 47-72 Jakarta-Cikampek kita rencanakan untuk contra flow. Ini hasil analisa tahun lalu. Tahun lalu Km 47-72 japek kita mainkan one way,” katanya pada Konferensi Pers Jasa Marga Siaga Kesiapan Operasional Hari Raya Idul Fitri 1444H/2023, Senin (3/4/2023).

Meski hanya rekayasa contra flow, namun hitung-hitungan analisa Jasa Marga itu sudah cukup untuk melayani pemudik yang bergerak ke arah timur, sehingga pemudik Bandung-Jakarta masih bisa melakukan perjalanan. Namun untuk jalur ke arah timur selanjutnya menuju Jawa Tengah tengah bakal melakukan one way.

“Lalu Km 72 arah timur KM 414 Kalikangkung tetap rencanakan sama seperti tahun lalu one way, arus sebaliknya pun seperti itu,” kata Yoga.

Sementara itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan one way atau sistem lalu lintas satu arah di Jalan Tol Trans Jawa pada puncak arus mudik Lebaran 2023 yang diprediksi terjadi pada 19 hingga 21 April 2023.

“Kami pihak kepolisian akan memberlakukan sistem one way pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414. Karena puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1,” ucap Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho.

Corporate Communication & Community Development Group Head at PT Jasa Marga (Persero) Lisyen Octaviana menyebut sudah ada beberapa titik yang dihitung berdasarkan visi rasio. Jika memang sudah mencapai titik padat maka ada kebijakan lalin yang lebih ketat.

“Kita sih upayakan ngga perlu one way karena di titik yang menjadi puncak lalin, sudah diantisipasi coba tambah 1 lajur Jakarta-Cikampek, saat ini sedang difinalisasi,” sebut Lisye.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*